Pendahuluan Mengenai Data Warehouse
Data Transaksional vs Data Tradisional
- Data transaksional adalah data yang digunakan untuk kebutuhan operasional seperti insert, update, dan delete.
Sedangkan, data analitikal adalah data yang digunakan untuk kebutuhan
untuk menentukan strategi dan taktikal yang akan dilakukan. Dengan
demikian, data transaksional adalah data yang sedang digunakan untuk
kebutuhan operasional, dan data analitikal adalah data histori. Data
transaksional secara berkesinambungan/rutin selalu di-update, sedangkan data analitikal ada jangka waktu atau periode untuk melakukan pemrosesan.
Apa Itu Data Warehouse?
- Bill
Immon menyatakan bahwa Data Warehouse didefinisikan sebagai sekumpulan
data yang memiliki enam buah sifat atau karakteristik berupa
berorientasi subjek (Subject Oriented), terintegrasi (Integrated),
berorientasi kepada proses (Process Oriented), Time Variant, dapat diakses dengan mudah (Accesible), dan bersifat Non Volatile.
- Data Warehouse merupakan sebuah sistem untuk pengumpulan data transaksional dari berbagai sumber data, yang mengutamakan adanya 2 hal : Query dan analisa data.
Data Apa Saja yang Digudangkan di dalam Data Warehouse?
- DW (Data Warehouse) menggudangkan data dari berbagai sumber data, fisik dan non fisik. Ibarat gudang rumah, isinya bermacam-macam tidak hanya 1 jenis barang saja. Ketika akan digunakan, tentunya akan diselaraskan dulu, tidak asal diambil, demikian pula dengan data- data yang disimpan di dalam sebuah Data Warehouse,yang dimana dikenal dengan istilah "Data Cleansing/Cleaning".
Peran Data Warehouse
- Perbankan→Transaksi, analisa nasabah, report, business interlligence
- Industri→Berkaitan dengan ERP(Bahan Mentah sampai produk jadi, pegawai, distribusi,dll)
- Pemerintahan→ E-Goverment, Smart City
- Transportasi→PT Garuda, maskapai penerbangan, dll.
- Bisnis/Jual Beli/Marketing